last sunday afternoon, my dear mom (with mbak ipah)
mom: (nelpon rumah) halo, ipah, mau kasih tau kita gak makan dirumah ya, gak usah masak.
mom: iya, masak buat ipah aja sama udin. ngomong", lagi ngapain? nonton suci ya? gimana? (and she asked something about that day's episode. i didn't really get it, since i don't watch suci or all those indonesian sinetrons :p)
today, my mom, me, and my mom's friend
mom's friend: eh, ini anaknya ya mbak? (nunjuk ke gue)
mom : iyaa..
mom's friend : ini yang di labschool? (sma labschool kebayoran, sekolah adek gue -red) kelas berapa?
me: (interrupting) oh nggak tante, itu adekku, kalo aku udah kuliah..
mom : iya, ini yang nomor satu, sekarang lagi skripsi.
mom's friend : oh iya? ya ampun kok muda amat ya mukanya...
mom : iyaaa ini mah anaknya emang masih kayak anak kecil padahal udah 21 tahun..
(astagaaaa... masih aja loh gue dianggep anak sma?! ckckckccckck ini gimana mau memasuki dunia kerja kalo tampang masih dianggap bocah terus hahaha)
later today, me with my juniors in college
me : oh jadi kalo gue mau nawarin kerjaan buat danus LDMK (acara ospek jurusan gue -red) gue hubungin dia aja?
my junior : iya kak, ke xxxx aja
me : oke, makasih yaa..
my junior : yoa kak!
(whoaaa. super udah lama gak pernah denger orang ngomong "yoa" hihihihi)
2 comments:
first, harusnya seneng tau kalo dibilang masi muda mukenye (generasi menolak tua! haha), second, there's still a "kak" calls in your college? ew, dat kinda awkward, hehe
don't blame me!
gak tau kenapa angkatan 2006 sepertinya senang sekali memanggil "kak", padahal udah dibilang gakusah juga hehehe *membela diri :p
Post a Comment